Wujud Kepedulian, Tokoh Masyarakat Peranap H. Marhalim Gerak Cepat Bantu Warga Kritis di RSUD Arifin Achmad

​INHU (Riau) | Cahayafaktual.com

Aksinya yang tanggap dan penuh empati kembali ditunjukkan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H. Marhalim. Tanpa mengulur waktu, ia memberikan bantuan nyata kepada salah satu warga yang tengah berjuang melawan sakit kritis, Minggu (11/10/2026).

​Kabar duka tersebut datang dari seorang warga bernama Wahyu Novi, yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru.

​Begitu menerima informasi mengenai kondisi kesehatan Wahyu Novi, H. Marhalim langsung merespons cepat. Tanpa basa-basi, ia segera menghubungi keluarga pasien untuk memberikan dorongan moral sekaligus bantuan nyata guna meringankan beban yang dialami keluarga tersebut.

​”Terima kasih banyak atas kabarnya,” ujar H. Marhalim singkat saat pertama kali menerima laporan kondisi warganya, sebelum langsung bertindak mengontak pihak keluarga.

​Pesan Kemanusiaan dan Nilai Ibadah
​Bagi H. Marhalim, aksi sosial ini bukan sekadar tentang besaran nominal, melainkan wujud kepedulian antarsesama manusia. Sebagai sosok orang tua dan tokoh yang dituakan di masyarakat Peranap, ia mengajak seluruh elemen warga untuk menumbuhkan rasa empati dan saling bahu-membahu dalam kebaikan.

​”Bantuan itu tidak melulu harus berupa uang. Nilai ibadah itu sangat banyak bentuknya. Sebagai sesama dan orang tua di masyarakat, mari kita saling membantu, peduli, serta berbagi untuk mereka yang sedang membutuhkan,” tutur H. Marhalim penuh haru.

​Aksi cepat tanggap H. Marhalim ini menuai banyak apresiasi dan doa dari masyarakat Peranap, khususnya dari pihak keluarga Wahyu Novi yang merasa sangat terbantu dan dikuatkan di tengah masa-masa kritis tersebut. Kehadiran tokoh masyarakat yang responsif dan berjiwa sosial tinggi seperti ini diharapkan dapat menjadi teladan serta memicu semangat gotong royong di Kabupaten Indragiri Hulu.

Mr

Bagikan: